| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya manajemen konflik yang digunakan oleh perawat di rumah sakit serta mendeskripsikan gaya manajemen konflik. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 112. Subjek dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di rumah sakit swasta daerah Kudus. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket atau skala, yakni skala manajemen konflik yang merupakan adaptasi dari Rahim Organizational Conflict Inventory, Form C yang disusun berdasarkan teori dari Rahim (2002). Metode analisis data menggunakan deskriptif statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata gaya manajemen konflik yang digunakan berdasarkan mean adalah gaya manajemen konflik integrating dengan mean 4.3367. Berikutnya gaya manajemen konflik compromising dengan mean 4.2701. Gaya manajemen konflik avoiding dengan mean 3.0312, gaya manajemen konflik obliging dengan mean 3.0268, dan gaya manajemen konflik dominating dengan mean 2.3929. Berdasarkan karakteristik individu, gaya manajemen konflik integrating dan compromising merupakan yang paling mendominasi. Penggunaan gaya manajemen konflik ini sangat penting untuk dipertimbangkan karena dapat mempengaruhi kinerja individu ketika muncul sebuah konflik di lingkungan kerja. | en_US |