• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi dan Karakteristik Kapsul S-snedds Propolis dengan Manitol dengan Perbandingan Menggunakan Metode Spray Drying dan Absorpsi

    Thumbnail
    View/Open
    22613095.pdf (10.11Mb)
    Date
    2026
    Author
    Fawwazi, Hasna Rahma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Propolis merupakan produk lebah yang kaya akan flavonoid dan senyawa fenolik, namun sifat lipofiliknya menyebabkan kelarutan rendah. Teknologi SNEDDS dapat membantu meningkatkan kelarutan propolis, dan konversi menjadi S-SNEDDS dengan manitol diharapkan dapat meningkatkan kelarutan dan kemudahan penggunaan. Tujuan: Melakukan formulasi serta karakterisasi fisik kapsul S-SNEDDS propolis dengan manitol dengan perbandingan menggunakan metode spray drying dan absorpsi. Metode: SNEDDS dibuat dengan mencampurkan ekstrak propolis ke dalam Labrasol, Tween 80, dan propilen glikol, kemudian dipadatkan dengan eksipien manitol melalui metode spray drying yang dilakukan dengan pengeringan udara panas dan metode absorpsi dilakukan dengan pencampuran sederhana antara eksipien dan SNEDDS. Karakterisasi meliputi ukuran partikel, polydispersity index (PDI), potensial zeta, dan transmitansi. Evaluasi serbuk S-SNEDDS meliputi kadar air, tapped density, dan sudut istirahat. Serbuk S-SNEDDS kemudian dimasukkan ke dalam kapsul untuk dilakukan evaluasi keseragaman bobot dan waktu hancur. Hasil: Formula S-SNEDDS propolis metode absorpsi dengan variasi manitol 12,5 gram menghasilkan ukuran partikel paling kecil 18,63 ± 1,91 nm; PDI 0,54 ± 0,04; potensial zeta -33,17 ± 0,42 mV; dan transmitan 99,60 ± 0,00 % sehingga menunjukkan karakteristik nanoemulsi yang baik. Evaluasi serbuk S-SNEDDS menunjukkan kadar air sebesar 1,78 ± 0,01 % yang memenuhi syarat, sedangkan tapped density 1,48 ± 0,05 g/mL; Hausner Ratio 1,50 ± 0,05; dan sudut istirahat 0,00 ± 0,00 menunjukkan hasil serbuk yang kurang baik. Hasil evaluasi kapsul menunjukkan nilai rata-rata keseragaman bobot sebesar 499,83 ± 0,20 mg dan waktu hancur 07,08 ± 0,06 menit sehingga memenuhi persyaratan. Kesimpulan: Metode absorpsi dengan eksipien manitol 12,5 gram menghasilkan
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65661
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV