| dc.description.abstract | Ketatnya persaingan pada industri batik yang ada di Yogyakarta saat ini masuk dalam kategori Red Ocean yang diartikan persaingan hingga berdarah-darah. Penentuan strategi yang tepat dapat membantu perusahaan untuk dapat keluar dari persaingan dan menciptakan pasar yang baru tanpa pesaing atau lebih dikenal sebagai Blue Ocean Strategy. Dengan pendekatan Blue Ocean Strategy ini maka perusahaan dapat keluar dari persaingan dan menciptakan pasar baru dengan menggunakan Kerangka Kerja Empat Langkah yang berupa menghapus, mengurangi, meningkatkan, dan menciptakan. Selain itu terdapat Gerakan Divergensi untuk dapat menjauh dari persaingan yang ada saat ini. Pendekatan Blue Ocean Strategy ini di dikombinasikan dengan SWOT untuk dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dialami oleh Sogan Batik Rejodani. Dalam penentuan strategi dengan menggunakan Blue Ocean Strategy pada Sogan Batik Rejodani diketahui bahwa perusahaan berada pada posisi Kuadran III dalam diagram SWOT yang berarti perlu dilakukan pengubahan strategi. Pada Kerangka Kerja Empat Langkah tidak terdapat faktor yang dihapus. Faktor yang dikurangi yaitu harga dan variasi produk. Faktor yang ditingkatkan yaitu kecepatan respon customer service, branding, kualitas produk, kualitas bahan, motif batik, promosi, dan promo/diskon. Sedangkan terdapat empat faktor yang diciptakan yaitu membuka cabang, inovasi produk, membuat aplikasi Android/IOS, dan melakukan Endorsement artis. Pada gerakan menjauuh (divergensi) yaitu dengan meningkatkan beberapa faktor untuk terlepas dari persaingan. Dan yang menjadi fokus strategi yaitu adalah pada branding. Selain itu dilakukan pemberian motto “when fashion meets cultural heritage” untuk memikat customer. | en_US |