Show simple item record

dc.contributor.authorJasmine, Cecilia Valery Indira
dc.date.accessioned2026-08-05T08:33:10Z
dc.date.available2026-08-05T08:33:10Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65643
dc.description.abstractPenelitian ini mengangkat masalah lingkungan yang diakibatkan oleh industri fast fashion, Shein. Dampak lingkungan tersebut memaksa industri ini untuk menjadi industri yang lebih berkelanjutan. Namun, desakan untuk menjadi berkelanjutan dengan tetap mempertahankan harga produk tetap murah, merupakan dua hal yang bertolak belakang sehingga menimbulkan greenwashing. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kebijakan Shein yang melakukan praktik greenwashing. Melalui model pemikiran Triple I oleh Akenji, kebijakan Shein dilihat dari berbagai faktor sehingga mendapatkan bukti bahwa Shein tetap melakukan praktik tersebut. Argumen sementara peneliti adalah Shein tetap melakukan praktik greenwashing karena komitmen antara mempertahankan harga yang murah dan berusaha menjadi industri yang lebih berkelanjutan merupakan dua hal yang bertolak belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shein terbukti tidak ada perubahan menjadi keberlanjutan berdasarkan hasil penelitian dari Greenpeace dan hasil laporan pertahun mereka yang membuktikan tidak adanya perubahan berarti.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSheinen_US
dc.subjectGreenwashingen_US
dc.subjectFast Fashionen_US
dc.subjectberkelanjutanen_US
dc.titlePraktik Greenwashing Oleh Perusahaan Shein di Uni Eropa 2020-2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323257


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record