Analisis Postur Kerja Karyawan untuk Mengetahui Tingkat Risiko Cedera dan Usulan Rancangan Alat Bantu Angkut Pakan Ternak sebagai Perbaikan Postur Kerja Karyawan
Abstract
Proses pemindahan karung pakan ternak dari gudang UD.Garam dan Katul ke mobil pick up masih di lakukan tanpa alat bantu atau pengangkatan secara manual. Berat karung pakan ternak yang di pidahkan lebih dari 50 kg. Berdasarkan hasil wawancara yang di lakukan pada responden, di ketahui rata-rata keluhan terbesar pada bagian leher, lengan atas, punggung, pinggang dan bagian paha. Perhitungan menggunakan Nordic Body Map, metode QEC dan REBA. Hasil perhitungan dengan Nordic Body Map untuk ketiga responden kuli angkut pakan ternak menunjukkan tingkat risiko paling tinggi di alami oleh ketiga responden beradap ada bagian leher bagian atas (9), leher bagian bawah (10) dan bahu kanan (9). Hasil perhitungan dengan metode QEC untuk exposure level ketiga responden adalah Responden 1 (82,95%), responden 2 (92,04%) dan responden 3 (90,91%), dimana hasil exposure level lebih dari 70% yaitu perlu di lakukan penelitian dan perubahan secepatnya. Sedangkan hasil skor perhitungan REBA untuk ketiga responden adalah responden 1 memiliki grand score (9), memiliki grand score (9) dan responden 3 memiliki grand score (10) yaitu untuk ketiga responden memiliki tingkat risiko tinggi dan perlu segera di lakukan tindakan perbaikan. Usulan rancangan sebagai alat bantu angkut karung pakan ternak di lakukan dengan menganalisis postur kerja dengan metode QEC dan REBA, kemudian menentukan dimensi antropometri untuk menentukan dimensi troli yang akan di rancangan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
