Pengendalian Persediaan Deteriorating Item Menggunakan Integrasi Continuous Review System dan Logika Fuzzy dengan Optimalisasi Algoritma Genetika
Abstract
Dewasa ini berbagai perusahaan dihadapkan dengan tuntutan dalam kemampuan memenuhi permintaan pelanggan. Persediaan menjadi hal yang penting bagi perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan tersebut. Perusahaan menginginkan biaya produksi yang seminimal mungkin, namun perusahaan juga harus mempunyai persediaan untuk menghindari kekurangan persediaan. Persediaan produk yang terdeteriorasi dengan sifat produk yang mudah rusak mengharuskan perlu adanya pengendalian persediaan agar perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan serta produk tidak banyak terbuang karena rusak atau sudah melewati masa layaknya. Penelitian ini dilakukan di Bakpiapia Djogja, di mana obyek penelitian yaitu bakpia jenis single. Berdasarkan kondisi riil perusahaan, sering terjadi penarikan produk karena telah melewati masa layaknya. Dengan Logika Fuzzy, dapat ditentukan prediksi jumlah produksi bakpia. Selanjutnya rata-rata jumlah produksi bakpia akan digunakan dalam perhitungan total biaya persediaan menggunakan Continuous Review System. Dalam pencarian nilai optimal pada persediaan, model matematis dapat memakan waktu yang lama dan terasa rumit, sehingga digunakan Algoritma Genetika sebagai alat optimasi. Dengan optimasi menggunakan Algoritma Genetika, didapatkan order quantity untuk bakpia kacang hijau sebesar 121 kotak, bakpia keju 112 kotak dan bakpia cokelat 110 kotak. Sedangkan untuk reorder point hasil pengolahan Algoritma Genetika untuk bakpia kacang hijau yaitu 164, bakpia keju 139 dan bakpia cokelat 133. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penghematan sebesar Rp 9.885,00 dalam setahun dengan persentase penghematan sebesar 0,02% dari total biaya persediaan sebelum dioptimasi menggunakan Algoritma Genetika.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
