Analisis Sentimen Masyarakat Indonesia Pada Kewajiban Sertifikasi Halal Menggunakan Metode K-Means Clustering
Abstract
Pasar halal global terus mengalami pertumbuhan, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai
negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Untuk memperkuat jaminan produk halal,
pemerintah menerapkan kebijakan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar dan
diperdagangkan di Indonesia. Akan tetapi, penerapan kebijakan ini masih menghadapi
tantangan berupa penerapan kebijakan pada pelaku usaha UMKM yang belum sesuai target.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai opini masyarakat di media sosial khususnya YouTube
dan Instagram sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui kecenderungan sentimen dan
pola opini publik. Berdasarkan hasil analisis opini masyarakat, akan dirumuskan strategi
komunikasi dan sosialisasi agar kebijakan dapat berjalan efektif dan dapat mencapai target.
Data yang digunakan berupa komentar YouTube dan Instagram pada periode April 2024
sampai April 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah text mining, penentuan jumlah
cluster optimal menggunakan metode Elbow, dan pengelompokkan data menggunakan
algoritma K-Means Clustering. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya enam cluster opini,
yaitu prosedur sertifikasi UMKM, kecurigaan terhadap komersialisasi oleh oknum, kritik
kebijakan dan peran negara, aturan labeling produk nonhalal, isu korupsi dan pungutan liar oleh
pemerintah, dan polemik produk nonhalal. Cluster dengan sentimen negatif menjadi Cluster
optimal yang akan diberikan strategi kebijakan. Strategi yang diusulkan mencakup perbaikan
komunikasi manfaat, penguatan peran pemerintah sebagai fasilitator, penyederhanaan prosedur,
pendampingan UMKM, dan transparansi biaya.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
