| dc.description.abstract | Pekerja anak masih menjadi persoalan serius di Burkina Faso, khususnya pada
sektor produksi kapas yang menjadi komoditas ekonomi utama negara tersebut.
Kemiskinan, konflik keamanan, penutupan sekolah, budaya kerja keluarga, dan
lemahnya pengawasan ketenagakerjaan menyebabkan anak-anak tetap terlibat
dalam pekerjaan berbahaya di ladang kapas. Penelitian ini bertujuan menganalisis
implementasi peran International Labour Organization (ILO) dalam penghapusan
pekerja anak pada sektor produksi kapas di Burkina Faso selama periode 2018–
2023, dengan fokus pada proyek CLEAR Cotton sebagai instrumen utama ILO.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan studi perpustakaan
melalui pengumpulan data sekunder dari jurnal, laporan resmi, dan dokumen
organisasi internasional. Analisis penelitian menggunakan teori International
Organizations and Implementation yang dikemukakan oleh Jutta Joachim.
Penelitian ini berfokus pada indikator management approach dan normative
approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui management approach
ILO berperan aktif dalam memperkuat sistem pemantauan pekerja anak,
meningkatkan kapasitas lembaga dan pemangku kepentingan terkait, serta
melaksanakan berbagai program pendidikan dan pemberdayaan ekonomi bagi
keluarga rentan. Selain itu, pendekatan normative ILO berhasil memperkuat
penerimaan norma internasional terkait penghapusan pekerja anak melalui
implementasi konvensi ILO No.138 dan No.182 dalam kebijakan nasional Burkina
Faso. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ILO telah memberikan kontribusi
signifikan melalui proyek CLEAR Cotton memperkuat komitmen dan kapasitas
Burkina Faso dalam mendukung upaya penghapusan pekerja anak di sektor
produksi kapas. | en_US |