| dc.description.abstract | Program Saemaul Undong merupakan salah satu bentuk kerja sama pembangunan
antara Korea Selatan dan Indonesia yang betujuan untuk memperkuat kapasitas
masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelem-
bagaan masyarakat serta meningkatkan ekonomi. Dipilihnya Kapanewon
Nanggulan karena program yang dilkaksanakan di lima kalurahan yang memiliki
berbagai potensi pertanian, tingkat partisipasi masyarakat yang berbeda-beda serta
kebutuhan tiap masyarakat dalam pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis implementasi Program Saemaul Undong dalam kerja sama
pemberdayaan masyarakat Korea Selatan-Indonesia di Kapanewon Nanggulan
tahun 2022-2025. Analisis dalam penelitian ini akan menggunakan metode kuali-
tatif dengan teori The Policy Implementation Process dari Thomas B. Smith yang
mencakup idealized policy, target group, implementing organization, dan environ-
mental factors, tension, transactions, institutions, dan feedback. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi Program Saemaul Undong di Kapanewon
Nanggulan berjalan dengan efektif melalui berbagai aktivitas seperti Saemaul
Jamur Center, pusat pengeringan padi, budidaya ikan, serta pelatihan dan pendamp-
ingan masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatka kapasitas masyarakat dan
pengembanga usaha produktif, tapi juga memperkuat kelembagaan guna men-
dukung keberlanjutan program setelah pendampingan selesai. | en_US |