Pemetaan Aktivitas Antikanker Payudara dari Tanaman Famili Zingiberaceae: Scoping Review
Abstract
Latar belakang: Terapi konvensional kanker payudara terkendala resistensi obat
dan efek samping, sehingga diperlukan alternatif yang aman. Bahan alam menjadi
salah satu alternatif yang banyak dieksplorasi. Tanaman famili Zingiberaceae
dilaporkan berpotensi antikanker, namun pemetaan komprehensif berbagai
spesiesnya belum tersedia.
Tujuan: Menganalisis, mengidentifikasi, mengevaluasi, menentukan aktivitas
antikanker spesies Zingiberaceae serta tren kata kunci menggunakan VOSviewer.
Metode: Scoping review melalui PubMed, Scopus, dan ScienceDirect dengan kata
kunci "Zingiberaceae atau nama tanaman" and/or "breast cancer", mengikuti
pedoman PRISMA-ScR. Kriteria inklusi: kanker payudara, original research,
2020–2025, bahasa Inggris, full text, in vitro atau in vivo. Data dianalisis naratif dan
divisualisasikan dengan VOSviewer.
Hasil: Tanaman famili Zingiberaceae yang dipetakan memiliki aktivitas antikanker
payudara melalui antiproliferasi, induksi apoptosis, penurunan volume tumor, dan
penghambatan jalur pensinyalan kanker. Pengujian in vitro pada sel MCF-7, MDA-
MB-231, T47D, HCC1806, HCC1954, HCC1937, dan Hs578T. Etlingera
hemisphaerica merupakan tanaman paling poten (IC50 0,446 μg/mL). Pengujian in
vivo menggunakan model benzo[α]pyrene, 4T1, dan MDA-MB-231, senyawa 1-
dehidro-6-gingerdion dari Zingiber officinale aktif pada dosis rendah yaitu 8
mg/kgBB. Bibliometrik menunjukkan “curcumin” sebagai kata kunci dominan dan
6 kluster kolaborasi.
Kesimpulan: Tanaman famili Zingiberaceae dalam pemetaan berpotensi sebagai
agen antikanker payudara, layak dikembangkan lebih lanjut.
Collections
- Pharmacy [2101]
