Pengaruh Heat Input Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Hasil Las Tig (Tungsten Inert Gas) Pada Aluminium 6061
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi heat input terhadap
sifat fisik dan mekanik hasil pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG) pada aluminium
6061 menggunakan filler ER5356. Variasi heat input yang digunakan adalah 0,7
kJ/mm, 0,8 kJ/mm, dan 0,9 kJ/mm. Pengujian yang dilakukan meliputi dye
penetrant, tarik, bending, impak, kekerasan, metalografi, laju korosi, distorsi, dan
komposisi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi heat input
berpengaruh terhadap kualitas sambungan las, struktur mikro, ketahanan korosi,
distorsi, dan sifat mekanik material. Heat input 0,7 kJ/mm menghasilkan performa
mekanik terbaik dengan kekuatan tarik transversal sebesar 82,13 MPa, tegangan
bending 104,75 MPa, dan harga impak 0,367 J/mm2. Heat input 0,8 kJ/mm
menunjukkan kualitas sambungan terbaik dengan jumlah cacat permukaan paling
sedikit dan kestabilan weld bead yang baik. Sementara itu, heat input 0,9 kJ/mm
menghasilkan nilai distorsi terendah sebesar 0,486 mm dan laju korosi terendah
sebesar 0,14 mmpy. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa daerah logam
las memiliki nilai kekerasan terendah akibat pelunakan material selama proses
pengelasan. Secara keseluruhan, heat input rendah meningkatkan sifat mekanik,
sedangkan heat input tinggi meningkatkan ketahanan korosi dan stabilitas dimensi
hasil las.
Collections
- Mechanical Engineering [787]
