• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Lama Waktu Anodizing Terhadap Lapisan Oksida dan Ketahanan Asam Pada Alumunium 5052 Menggunakan Pewarna Alami Kayu Secang

    Thumbnail
    View/Open
    20525155.pdf (2.048Mb)
    Date
    2026
    Author
    Pratama, Imam Bima
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Anodizing adalah proses pewarnaan dan pelapisan logam dengan cara mengoksidasi permukaan logam aluminium secara elektrolisis yang bertujuan menghasilkan lapisan oksida mencapai ketebalan tertentu. Prinsip dasar Anodizing melibatkan pembentukan lapisan oksida aluminium yang keras dan tahan lama melalui proses elektrolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu Anodizing terhadap lapisan oksida dan ketahanan asam pada alumunium 5052 pada hasil pewarnaan. Adapun alasan kenapa memilih bubuk kayu secang sebagai pewarna alami pada penelitian ini dikarenakan penelitian ini mencoba untuk menyerupai warna pada produk jadi bosh baut berwarna merah yang sudah ada dipasaran. Selain itu kayu secang juga memiliki kandungan pigmen yang kuat, mudah didapat, harga yang terjangkau, serta mengandung antioksidan yang bisa meningkatkan ketahanan korosi pada aluminium. Variasi Anodizing yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu lama waktu Anodizing (30, 45, dan 60menit). Untuk konsentrasi elektrolit yang digunakan yaitu 1:2 (1000ml asam sulfat dan 2000ml Aquades). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa lama waktu Anodizing dapat berpengaruh pada hasil warna dan ketebalan lapisan oksida. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa semakin lama waktu Anodizing maka warna yang dihasilkan semakin pudar dan cerah. Jika diamati dengan metode pengamatan makro dapat dilihat dengan jelas perbedaan rongga pori-pori yang dihasilkan oleh variasi lama waktu Anodizing 30, 45, dan 60 menit. Dari hasil pengamatan makro, Anodizing 30 menit menghasilkan rongga pori yang relatif cukup besar dan merata, dan untuk Anodizing 45 menit rongga pori sedikit lebih kecil dibanding Anodizing 30 menit, sedangkan untuk Anodizing 60 menit menghasilkan pori-pori lebih kecil danmerata secara keseluruhan pada permukaan alumunium. Hasil dari pengujian pengamatan ketebalan lapisan oksida juga menunjukkan bahwa variasi lama waktu anodizing berpengaruh terhadap hasil ketebalan lapisan oksida, dimana anodizing dengan waktu 30 menit menghasilkan lapisan oksida lebih tebal dibandingkan anodizing dengan waktu 45 dan 60 menit.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65520
    Collections
    • Mechanical Engineering [787]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV