Pengaruh Edukasi Berbasis Video Terhadap Pengetahuan Siswa SMP IT Al-izhar School Pekanbaru Tentang Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus
Abstract
Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang terus
mengalami peningkatan kasus. Kurangnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat
dan faktor risikonya, menyebabkan remaja lebih rentan mengalami diabetes
melitus. Sehingga dibutuhkan edukasi mengenai pencegahan dan pengendalian
diabetes melitus.
Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap peningkatan
pengetahuan siswa SMP IT Al-Izhar School Pekanbaru mengenai pencegahan dan
pengendalian diabetes melitus.
Metode: Penelitian menggunakan quasi experiment design dengan pendekatan two
group pretest–posttest design with control group menggunakan teknik total
sampling. Instrumen berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi
yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode edukasi menggunakan video
animasi. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan Wilcoxon signed-rank test
untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest setiap kelompok.
Uji Mann-Whitney membandingkan antara kelompok kontrol dan intervensi.
Hubungan karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan menggunakan uji
Fisher’s exact.
Hasil: Tingkat pengetahuan kelompok intervensi meningkat dari 43% menjadi
97,70% dengan p-value <0,001 menggunakan uji Wilcoxon. Sedangkan kelompok
kontrol menurun dari 39,30% menjadi 36,90% dengan p-value >0,05 menggunakan
uji paired t-test. Terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan saat posttest antara
kelompok intervensi dan kontrol pada uji Mann-Whitney dengan p-value <0,001.
Hasil uji Fisher menunjukkan kelas, usia, jenis kelamin, riwayat diabetes melitus
keluarga, riwayat diabetes melitus pribadi, dan informasi diabetes sebelumnya tidak
berhubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan (p>0,05).
Kesimpulan: Edukasi video animasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan
pengetahuan siswa mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus, serta
tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik responden dengan tingkat
pengetahuan.
Collections
- Pharmacy [2101]
