Show simple item record

dc.contributor.authorMaulida, Nielsa
dc.date.accessioned2026-08-03T08:07:59Z
dc.date.available2026-08-03T08:07:59Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65501
dc.description.abstractPeta digital pada sistem informasi geografis (SIG) seringkali ditemukan objek- objek penting yang tidak tepat dalam pengolahannya bahkan tidak dapat dilibatkan karena faktor ketidakpastian dan kesamaran yang dimiliki oleh objek tersebut. Selain itu juga pengolahan objek yang tidak tepat akan memberikan informasi yang tidak akurat oleh pengguna SIG. Salah satu solusi dalam mengatasi keterlibatan objek yang memiliki ketidakpastian didalam SIG adalah menggunakan sistem inferensi fuzzy (SIF) metode Tsukamoto. Data yang memiliki ketidakpastian dalam penelitian ini adalah data non-spasial berupa faktor-faktor penentuan tingkat kerawanan DBD pada suatu daerah di Indonesia terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hasil penelitian menunjukkan SIF mampu mengolah data yang bersifat tidak pasti/tegas menjadi data penentu yang digunakan untuk mewarnai peta digital sehingga informasi tentang penyebaran DBD di Indonesia dapat disajikan sesuai keadaan objek di lapangan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectpeta,en_US
dc.subjectkerawanan,en_US
dc.subjectfuzzy,en_US
dc.subjectTsukamoto,en_US
dc.subjectDBDen_US
dc.titlePemanfaatan Sistem Inferensi Fuzzy Metode Tsukamoto dalam Penentuan Tingkat Kerawanan Suatu Daerah Terjangkit Penyakit DBD di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10523335


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record