Show simple item record

dc.contributor.authorFebriansyah, Muhammad Ryan
dc.date.accessioned2026-08-03T06:30:41Z
dc.date.available2026-08-03T06:30:41Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65471
dc.description.abstractProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara menyeluruh. Salah satu tempat yang menjalankan operasional program Makan Bergizi Gratis adalah SPPG Gedong Dalem, yang berperan sebagai unit pelayanan yang menyediakan makanan bergizi kepada penerima manfaat. Selama operasional berlangsung, SPPG Gedong Dalem mengalami permasalahan dalam proses distribusi, terutama pada ketidaktepatan pengiriman. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko yang memengaruhi proses distribusi, lalu merancang strategi mitigasinya, serta mengusulkan strategi mitigasi berdasarkan penyebab risiko prioritas yang memengaruhi distribusi pada SPPG Gedong Dalem. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion). Penelitian ini menggunakan metode SCOR DS untuk mengetahui kinerja pada proses distribusi, khususnya pada aspek Reliability, dengan tujuan mengetahui kinerja pada proses distribusi, dan dilanjutkan dengan metode House of Risk (HOR) untuk mengidentifikasi serta merancang strategi mitigasi untuk mengurangi ketidakteptan waktu distribusi. House of Risk (HOR) terbagi menjadi 2 tahapan, yakni House of Risk (HOR) fase 1 digunakan untuk mengidentifikasi risiko dan mengetahui sumber risiko prioritasnya, dan House of Risk (HOR) fase 2 digunakan sebagai perancangan strategi mitigasi dengan mempertimbangkan dampak dan probabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengukuran kinerja distribusi pada aspek Reliability terdapat GAP 10% yang disebabkan oleh berbagai proses. Selanjutnya, terdapat dua belas Risk Agent Utama yang teridentifikasi dalam penelitian ini. Namun, perancangan strategi mitigasi difokuskan pada Risk Agent yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap operasional. Selanjutnya dirumuskan lima strategi mitigasi yang diusulkan untuk menekan dampak dari Risk Agent tersebut. Rekomendasi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar untuk SPPG dalam mengurangi munculnya risiko yang dapat mengganggu operasional SPPG Gedong Dalem. Hasil estimasi penerapan mitigasi selama 3 bulan mampu meningkatkan matriks Reliability sebesar 7% dan mengurangi makanan yang tidak tepat waktu sebesar 12.883.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDistribusien_US
dc.subjectManajemen Risikoen_US
dc.subjectSCOR DSen_US
dc.subjectHouse of Risken_US
dc.titleAnalisis dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong Dalem Kota Cilegon Dengan Pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22522273


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record