| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan
resiliensi pada pekerja seni di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah
171 pekerja seni yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen
yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk
mengukur resiliensi dan Motivation at Work Scale (MAWS) untuk mengukur
motivasi kerja. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman’s rho.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara
motivasi kerja dengan resiliensi (r = 0,511; p < 0,001). Hal ini menunjukkan
bahwa semakin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi pula resiliensi pekerja
seni. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa aspek motivasi kerja intrinsik dan
ekstrinsik berpengaruh signifikan terhadap resiliensi, sedangkan aspek
identification dan introjected tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini
menegaskan bahwa motivasi kerja berperan penting dalam meningkatkan
kemampuan pekerja seni untuk bertahan, beradaptasi, dan menghadapi tantangan
dalam dunia seni. | en_US |