| dc.description.abstract | Latar belakang: Diabetes mellitus sering disebut “silent killer” memicu penyebab
kematian tertinggi di dunia. TikTok merupakan platform yang banyak digunakan
kelompok remaja saat ini.
Tujuan: Mengetahui pengaruh video TikTok terhadap tingkat pengetahuan siswa
SMP Negeri 3 Ngaglik tentang pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan
pendekatan two group pretest dan posttest dengan jumlah responden 120 orang
yang dipilih secara Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner
google form dan dianalisis menggunakan R studio.
Hasil: Pengetahuan responden meningkat pada kategori baik menjadi 66,67%
setelah posttest pada kelompok intervensi. Hasil uji Paired t-test nilai p-value 0,001
< 0,05 menunjukkan bahwa adanya pengaruh intervensi berupa video edukasi
melalui video TikTok. Pada hasil uji Independent t-test nilai p-value 0,000 < 0,05
menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara nilai posttest pada kedua kelompok.
Terdapat hubungan antara karakteristik jenis kelamin dan tingkat pengetahuan
diabetes mellitus.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan siswa SMP Negeri 3
Ngaglik setelah diberikan intervensi melalui video TikTok tentang pencegahan dan
pengendalian diabetes mellitus. | en_US |