• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Minimasi Waste Proses Feeding Alternative Fuel Menggunakan Pendekatan Sustainable Value Stream Mapping Untuk Meningkatkan Kinerja Keberlanjutan

    Thumbnail
    View/Open
    22522330.pdf (4.962Mb)
    Date
    2026
    Author
    Putri, Mauranisa Darwi Amarta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri semen merupakan sektor dengan konsumsi energi tinggi yang bergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama. Kondisi ini menyebabkan tingginya biaya operasional sekaligus berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon. Pemanfaatan alternative fuel (AF) menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Namun, proses feeding alternative fuel di PT Semen Gresik masih ditemukan berbagai pemborosan (waste) yang menghambat pencapaian kinerja operasional dan target keberlanjutan, sehingga diperlukan upaya sistematis untuk mengidentifikasi dan meminimasi pemborosan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab waste pada proses feeding alternative fuel, menganalisis dampaknya terhadap kinerja keberlanjutan dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta merumuskan usulan perbaikan guna meningkatkan efisiensi dan kinerja keberlanjutan proses. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sustainable Value Stream Mapping (SVSM). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Analisis waste menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan Process Activity Mapping, sedangkan identifikasi akar masalah dilakukan menggunakan fishbone diagram. Evaluasi kinerja keberlanjutan mengacu pada tiga dimensi triple bottom line, yaitu ekonomi (Process Cycle Efficiency/PCE), lingkungan (TSR, konsumsi energi, emisi CO), dan sosial (Physical Load Index, tingkat kesehatan pekerja, kondisi lingkungan kerja, dan risiko kerja). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste dominan adalah waiting (Skor 10), diikuti motion dan inventory (Skor 8). Nilai PCE current state sebesar 73,95% dengan total 20 aktivitas dan lead time 1899,6 detik, serta kapasitas feeding sebesar 30,7 ton/hari. Pada kondisi future state, jumlah aktivitas berkurang menjadi 15 aktivitas, lead time turun menjadi 1.638 detik, PCE meningkat menjadi 88,86%, dan kapasitas feeding naik menjadi 35,64 ton/hari. Peningkatan ini berpotensi mendukung pencapaian target Thermal Substitution Rate (TSR)
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65460
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV