Aktivitas Antioksidan Metode ABTS dan Aktivitas Fibrinolitik Metode Cakram Fibrin Ekstrak Etanol Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) dalam Terapi Aterosklerosis
Abstract
Aterosklerosis adalah penyakit yang ditandai dengan penebalan dan pengerasan dinding arteri. Tempuyung (Sonchus arvensis L.) merupakan salah satu tumbuhan yang termasuk dalam daftar tumbuhan obat tradisional Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan fibrinolitik ekstrak etanol daun tempuyung. Pada pembuatan ekstrak dilakukan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, selanjutnya dilakukan identifikasi ekstrak yang meliputi parameter organoleptis, kadar air, dan kromatografi lapis tipis. Aktivitas antioksidan menggunakan 2,2'-azino-bis (3-ethylbenzothiazoline-6- sulphonic acid (ABTS) dengan konsentrasi 50, 100, 150, 200, 250, 300 μg/ml. Aktivitas fibrinolitik menggunakan metode cakram fibrin secara in vitro dengan konsentrasi 10 %, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, 50% (% b/v). Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tempuyung memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang dengan nilai IC50 sebesar 138,26 μg/ml. Hasil uji aktivitas fibrinolitik menunjukkan tidak terbentuknya zona bening sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun tempuyung tidak memiliki aktivitas fibrinolitik dengan metode cakram fibrin.
Collections
- Pharmacy [2101]
