• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Anti-Angiogenesis Ekstrak Petroleum Eter dan Metanol Herba Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) pada Membran Korioalantois Embrio Ayam yang Diinduksi Basic Fibroblast Growth Factor

    Thumbnail
    View/Open
    10613296.pdf (2.696Mb)
    10613296 Naskah Publikasi.pdf (230.1Kb)
    Date
    2014
    Author
    Silmi, Hira Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada saat tumor (kanker) memiliki ukuran tertentu (diameter 1 sampai 2 mm) maka suplai darah tidak mencukupi sehingga pembuluh-pembuluh darah baru harus dirangsang pertumbuhannya agar tumor tetap bertahan dan berkembang. Pertumbuhan pembuluh darah baru disebut angiogenesis. Basic fibroblast growth factor (bFGF) merupakan salah satu faktor angiogenik yang menginduksi angiogenesis. Herba rumput teki dilaporkan memiliki aktivitas antiproliferasi terhadap sel kanker dan menginduksi apoptosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas ekstrak petroleum eter dan metanol herba rumput teki pada membran korioalantois (CAM) embrio ayam yang diinduksi bFGF. Herba rumput teki dimaserasi menggunakan pelarut petroleum eter dan metanol. Pada penelitian ini digunakan 9 kelompok yang terdiri dari 3 kelompok kontrol dan 6 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol meliputi kontrol paper disc, kontrol bFGF dan kontrol bFGF + DMSO 0,8 %. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok ekstrak petroleum eter dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL, dan 200 μg/mL serta kelompok ekstrak metanol dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL, dan 200 μg/mL. Uji anti- angiogenesis dilakukan dengan pemberian ekstrak pada telur ayam berumur 9 hari dan kemudian diinkubasi selama 72 jam pada suhu 37,5°C. Pertumbuhan pembuluh darah baru pada CAM diamati secara makroskopik dan dihitung. Hasil persentase penghambatan angiogenesis yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Independent T-Test. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak metanol pada konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL dan 200 μg/mL mempunyai persentase penghambatan angiogenesis sebesar 40,73%, 50,33%, dan 59,60% sedangkan pada ekstrak petroleum eter dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL dan 200 μg/mL didapatkan hasil sebesar 44,70%, 50%, dan 71,52%. Ekstrak petroleum eter pada konsentrasi 200 μg/mL mampu memberikan persentase penghambatan angiogenesis terbesar diantara kelompok uji lainnya dengan nilai persentase sebesar 71,52%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65445
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV