Formulasi dan Evaluasi Matriks Transdermal Atenolol Menggunakan Mentol sebagai Enhancer Substance
Abstract
Atenolol termasuk golongan beta bloker (selektif beta 1) yang berfungsi pada terapi antihipertensi, manajemen angina pektoris, infark postmiokardial dengan rentang dosis awal 25 mg hingga 50 mg. Matriks transdermal adalah sediaan yang dapat menghantarkan obat melalui kulit dengan cara menembus lapisan – lapisan kulit secara non invasif yang kemudian dapat mencapai sirkulasi sistemik. Mentol digunakan sebagai enhancer yaitu suatu senyawa yang dapat membantu mempercepat penetrasi obat ke dalam kulit sehingga dapat mempercepat absorpsi obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kadar mentol dalam sediaan matriks transdermal terhadap sifat fisik matriks transdermal dan mengetahui pengaruh peningkatan kadar mentol terhadap penetrasi atenolol. Pembuatan matriks transdermal ini dilakukan dengan menggunakan metode solvent casting dengan variasi kadar mentol 0%; 1,5%; 3%; dan 4,5%. Evaluasi yang dilakukan adalah uji sifat fisik matriks transdermal meliputi uji pH, uji ketebalan, uji keseragaman bobot, uji keseragaman zat aktif, uji organoleptis, dan uji folding endurance. Selain itu juga dilakukan uji permeasi in vitro dan uji transpor. Analisis hasil dilakukan dengan analisa statistik dengan oneway ANOVA dilanjutkan dengan uji Tukey dan Independent Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mentol tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap sifat fisik matriks transdermal atenolol dan semakin tinggi jumlah mentol yang digunakan maka semakin tinggi pula persentase atenolol yang tertranspor.
Collections
- Pharmacy [2101]
