| dc.description.abstract | Ibuprofen termasuk dalam Non Steroid Anti Inflamasi (NSAID) yang sangat efektif untuk pengobatan rheumatoid arthtritis, osteoarthtritis, dan ankylosing spondylitis. Ibuprofen memiliki efek samping pada saluran pencernaan melalui hepatic first-pass metabolism. Untuk menghindarinya maka sistem penghantaran obat dilakukan secara topikal dengan sistem penghantaran transdermal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kombinasi surfaktan Tween 80 dan Lesitin yang dapat membentuk nanoemulsi, dan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Tween 80 dan Lesitin terhadap hasil uji permeasi. Nanoemulsi ibuprofen dibuat dengan metode titrasi (emulsifikasi spontan) dengan kombinasi Lesitin : Tween 80 yaitu 1:9; 2:8; dan 0:3, atau tanpa adanya penambahan lesitin. Sediaan nanoemulsi di evaluasi organoleptis, pH, viskositas, sentrifugasi, penentuan ukuran globul, penetapan kadar, serta uji permeasi secara in vitro. Data yang diperoleh di analisis dengan uji statistik Kolmogorov-Smirnov dengan taraf kepercayaan 95% dan pada hasil uji viskositas juga dilakukan analisis dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan kombinasi surfaktan Tween 80 dan Lesitin dapat menghasilkan nanoemulsi yang jernih, flowable, dan memiliki ukuran globul sangat kecil. Berturut-turut ukuran globul dari formula I, formula II, dan formula III yaitu 14,25 nm; 63,04 nm; dan 15,28 nm. Kombinasi ini juga mampu meningkatkan kemampuan permeasi ibuprofen, dan hasil yang paling baik ditunjukkan perbandingan Tween 80 dan lesitin 1:9 dengan kecepatan permeasi 1463,2±466,5 μg.cm-2 .h-1 | en_US |