| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja, work-life balance dan subjective well-being pada karyawan bagian sales dan marketing. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kepuasan kerja dan subjective well-being, serta ada hubungan positif antara work-life balance dan subjective well-being. Subjek dalam penelitian ini adalah 74 orang yang bekerja sebagai karyawan sales dan marketing, berusia antara 25–55 tahun, telah menikah, memiliki jam kerja di atas 40 jam sehari. Metode pengumpulan data menggunakan tiga skala yaitu kepuasan kerja dan work-life balance sebagai variabel independen dan skala subjective well-being (terdiri atas skala satisfaction with life scale dan skala positive and negative affect), sebagai variabel dependen yang mana skala kepuasan hidup diungkap oleh Diener (1985) dengan α = 0,741. Skala afek positif dan skala afek negatif mengacu pada skala Watson (1988) dengan α = 0,787, skala afek positif dan skala afek negatif dengan α = 0,851. Skala kepuasan kerja menggunakan alat ukur Hackman & Oldham (1974) dengan α = 0,935. Skala work-life balance menggunakan alat ukur yang telah diuji coba oleh Indah Pratiwi (2014) yang menggunakan alat ukur oleh Rinehy dan Panchanathan (2010). Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepuasan kerja dan subjective well-being (p = 0,012, p < 0,05), terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara work-life balance dan subjective well-being (p = 0,002, p < 0,01). | en_US |