Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Anindya Aulia
dc.date.accessioned2026-08-01T08:44:20Z
dc.date.available2026-08-01T08:44:20Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65429
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan keputusan membeli produk bermerek tiruan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan keputusan membeli produk bermerek tiruan. Semakin tinggi harga diri semakin rendah keputusan membeli produk bermerek tiruan, begitu juga sebaliknya, semakin rendah harga diri semakin tinggi keputusan membeli produk bermerek tiruan. Subjek dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli produk bermerek tiruan berjenis kelamin perempuan dan laki-laki dengan usia 18–28 tahun. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala harga diri yang disusun oleh peneliti sendiri berdasarkan teori Coopersmith (1967) dan skala keputusan membeli berdasarkan teori dari Kotler dan Armstrong (2008). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 17.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara harga diri dengan keputusan membeli produk bermerek tiruan. Korelasi product moment dari Spearman menunjukkan nilai r = -0,093 dan p = 0,543 (p > 0,05), yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara harga diri dan keputusan membeli produk bermerek tiruan, sehingga hipotesis ditolak.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHarga Dirien_US
dc.subjectKeputusan Membeli Produk Bermerek Tiruanen_US
dc.titleHubungan Antara Harga Diri dengan Keputusan Membeli Produk Bermerk Tiruanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM09320149


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record