Hubungan Antara Kebersyukuran dengan Resiliensi pada Masyarakat yang Berada di Daerah Rawan Bencana
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 126 subjek. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu (a) skala resiliensi bernama CD-RISC (Connor-Davidson Resilience Scale) yang mengacu pada aspek resiliensi dari Campbell-Sills dan Stein (2007) dengan α = 0,824 dan (b) skala kebersyukuran bernama PMIG (Psychological Measures of Islamic Gratitude) yang mengacu pada aspek kebersyukuran yang ditemukan oleh Kurniawan, dkk. (2012) dengan α = 0,952. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Spearman menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana (p = 0,00; p < 0,01), yaitu semakin tinggi kebersyukuran maka semakin tinggi pula resiliensi pada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka hipotesis yang diajukan peneliti diterima.
Collections
- Psychology [1337]
