Analisis Penerapan Proses Supply Chain Management (SCM) Berbasis Enterprise Resource Planning (ERP)menggunakan System Application And Product (SAP) di Proyek Strategis Nasional (Studi Kasus : Proyek Jalan Tol Solo-Jogja-NYIA Kulon Progo)
Abstract
Pengembangan infrastruktur merupakan prioritas nasional di Indonesia, khususnya
melalui implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk
meningkatkan konektivitas regional dan efisiensi logistik. Proyek Jalan Tol Solo–
Yogyakarta–NYIA Kulon Progo merupakan salah satu proyek prioritas tersebut dan
melibatkan proses Supply Chain Management (SCM) yang kompleks. Studi ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses SCM berbasis Enterprise Resource
Planning (ERP) menggunakan System Application and Product (SAP) pada Proyek
Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan
metode campuran (mixed method). Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui
penyebaran kuesioner kepada 52 responden untuk menguji pengaruh waktu proses,
akurasi data, dan biaya operasional pengadaan terhadap efektivitas SCM
menggunakan analisis regresi linier berganda. Pendekatan kualitatif dilakukan
melalui wawancara mendalam dengan empat narasumber strategis dan dianalisis
menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot
prioritas faktor dominan. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa penerapan
ERP-SAP memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap efektivitas SCM dengan
koefisien determinasi (R2) sebesar 0,806. Secara parsial, akurasi data (X2) dan
waktu proses (X1) berpengaruh positif dan signifikan, dengan akurasi data sebagai
faktor yang paling dominan (t=3,916; sig < 0,0001). Sementara itu, biaya
operasional pengadaan (X3) tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial.
Hasil analisis kualitatif melalui AHP memperkuat temuan ini dengan
mengidentifikasi faktor-faktor kritis seperti akurasi perencanaan kebutuhan
material, integrasi data antar departemen, dan kedisiplinan penggunaan sistem
sebagai kunci keberhasilan implementasi. Studi ini merekomendasikan standarisasi
input data dan peningkatan kompetensi pengguna untuk mengoptimalkan manfaat
SAP dalam mendukung keberhasilan proyek konstruksi nasional.
