Pola Interaksi Taliban dengan NGO yang Merespons Isu Diskriminasi Gender di Afghanistan Tahun 2021-2025
Abstract
Penelitian ini membahas pola interaksi antara Taliban dan Non-Governmental
Organizations (NGO) dalam merespons isu diskriminasi gender di Afghanistan
pada periode 2021–2025. Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana Taliban
sebagai pemerintah de facto berinteraksi dengan NGO yang memperjuangkan
perlindungan hak perempuan di tengah kebijakan diskriminatif terhadap
perempuan Afghanistan. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran NGO’s
Interactions with States dari Sarah S. Stroup yang membagi pola hubungan negara
dan NGO ke dalam empat bentuk, yaitu conflict, cooperation, competition, dan
cooptation. Argumen sementara penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan
Taliban dan NGO cenderung didominasi pola konflik akibat perbedaan nilai
mengenai hak perempuan, namun tetap terdapat kerja sama terbatas dalam sektor
kemanusiaan dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taliban
menerapkan berbagai pembatasan terhadap perempuan, seperti larangan
pendidikan, pembatasan pekerjaan dan aktivitas NGO perempuan. Kondisi
tersebut mempengaruhi operasional NGO seperti Women for Afghan Women,
Afghan Women’s Network, dan Medica Afghanistan. Meski menghadapi tekanan
dan regulasi ketat, NGO tetap berupaya mempertahankan layanan kemanusiaan
dan advokasi hak perempuan melalui strategi adaptasi dan kerja sama terbatas
dengan otoritas Taliban.
Collections
- International Relations [1021]
