Pengaruh Matriks Etil Selulosa pada Tablet Ibuprofen Lepas Lambat terhadap Profil Disolusi
Abstract
Ibuprofen merupakan obat NSAIDs yang berfungsi sebagai anti nyeri yang digunakan pada osteoarthritis atau rheumatoid arthritis dengan pemakaian 3-4 kali sehari. Untuk meningkatkan kepatuhan pemakaian obat dapat dilakukan dengan modifikasi sediaan. Salah satu caranya adalah membuat sediaan tablet lepas lambat ibuprofen dengan variasi etil selulosa sebagai matrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi matrik etil selulosa terhadap profil disolusi. Kelarutan ibuprofen yang rendah dalam saluran cerna ditingkatkan dengan metode dispersi padat peleburan menggunakan kombinasi PEG 6000 dan PVP K25 dengan perbandingan 50%:50%. Kelarutan ibuprofen yang sudah meningkat kemudian pelepasannya dikontrol sehingga obat dapat melepas dalam waktu yang panjang. Variasi matrik etil selulosa setiap formula berturut-turut adalah 0%, 12,5%, 25%, 37,5% dan 50%. Data profil disolusi dianalisis dengan pendekatan secara teoritis dan statistik melalui uji one way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95% dan pemilihan formula optimum dengan Design Expert®. Hasil analisis statistik terhadap Q480(%) menunjukkan penggunaan etil selulosa berpengaruh signifikan terhadap profil disolusi tablet lepas lambat ibuprofen dengan nilai p<0,05. Formula 5 menunjukkan formula optimum yang memenuhi respon kriteria Design Expert®.
Collections
- Pharmacy [2101]
