| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas upaya Ireland Palestine Solidarity Campaign (IPSC)
dalam memobilisasi solidaritas masyarakat Irlandia terhadap Palestina selama
periode 2023-2024. Solidaritas masyarakat Irlandia terhadap Palestina
dipengaruhi oleh adanya kesamaan pengalaman historis terkait kolonialisme,
penjajahan, dan perjuangan kemerdekaan yang kemudian membentuk resonansi
solidaritas di masyarakat. Sebagai kerangka pemikiran, penelitian ini
menggunakan framing theory yang dijelaskan oleh Robert D. Benford dan David
A. Snow untuk menganalisis proses diagnostic, prognostic, dan motivational
framing yang dibangun oleh IPSC. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
melalui studi literatur dan pengumpulan data agenda, kampanye, serta publikasi
IPSC selama periode penelitian. Dari penelitian ini, IPSC membingkai konflik di
Palestina sebagai bentuk penjajahan, apartheid, dan pelanggaran hak asasi
manusia. Solusi yang ditawarkan oleh IPSC berupa tekanan terhadap Israel dan
pemerintah Irlandia, serta kampanye Boycott, Divestment, and Sanction (BDS).
Narasi pembingkaian IPSC dinilai efektif dalam membangun persepsi yang satu di
masyarakat dan konsistensi dalam gerakan. | en_US |