| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis alasan yang memengaruhi keputusan Presiden Javier
Milei dalam membatalkan rencana partisipasi Argentina dari BRICS pada tahun
2023. Di masa pemerintahan Alberto Fernandez sebagai presiden, Argentina
menyatakan ketertarikannya dalam bergabung ke dalam BRICS. Namun, rencana
tersebut kemudian dibatalkan oleh Javier Milei setelah terpilih sebagai presiden
Argentina 2023, yang mana hal tersebut merupakan bagian dari janji
kampanyenya untuk memperbaiki kondisi ekonomi Argentina yang semakin
parah. Dalam menganalisis alasan yang memengaruhi keputusan tersebut,
penelitian ini menggunakan Rational Actor Model sebagai kerangka pemikiran
dengan indikator goals & objectives, alternatives, consequences, dan choice, serta
menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis
menemukan bahwa pada dua alternatif kebijakan yang dipertimbangkan, yaitu
bergabung dengan BRICS dan membatalkan partisipasi, ditimbang berdasarkan
consequences yang terdiri atas benefits, costs, dan constraints, sehingga
menghasilkan keputusan untuk membatalkan partisipasi dalam BRICS.
Pembatalan ini didorong oleh tujuan untuk memulihkan stabilitas ekonomi makro
nasional dan mereorientasikan geopolitik Argentina ke Barat. Meskipun
mengorbankan akses pendanaan dari NDB dan pasar BRICS, Argentina memilih
memprioritaskan hubungan dengan negara-negara Barat serta membuka akses ke
OECD yang sejalan dengan komitmen Milei pada sistem ekonomi pasar bebas. | en_US |