| dc.description.abstract | Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronik yang prevalensi kejadiannya sangat tinggi dan terbukti memberikan hasil negatif dalam kualitas hidup, terutama dalam domain kesehatan secara umum. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan personal kepada pasien untuk mengukur kualitas hidup pasien hipertensi tersebut, yaitu dengan pelayanan residensial. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pelayanan residensial terhadap efektivitas terapi pasien hipertensi dewasa rawat jalan di Puskesmas Srandakan Bantul Yogyakarta. Penelitian bersifat eksperimental dengan metode kuasi-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel secara acak dan obyektif. Efektivitas terapi pasien dilihat dari kualitas hidup dan pengontrolan tekanan darah pasien baik sebelum dan sesudah perlakuan. Kualitas hidup pasien diukur menggunakan kuesioner Health-Related Quality of Life (HRQOL) SF-36. Signifikansi statistik perbedaan pada tahap pretest dan tahap postest kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta signifikansi statistik perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Dari total 55 pasien, kelompok perlakuan (N=27) dan kelompok kontrol (N=28) menunjukkan perbedaan yang signifikan pada pengontrolan tekanan darah dan skor kualitas hidup (p < 0,05), kelompok perlakuan menunjukkan tekanan darah lebih terkontrol dan skor kualitas hidup yang lebih baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelayanan residensial terhadap pengontrolan tekanan darah dan kualitas hidup pasien hipertensi dewasa rawat jalan di Puskesmas Srandakan Bantul Yogyakarta. | en_US |