Hubungan Antara Persepsi Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Pegawai Kementerian X
Abstract
Pegawai membutuhkan kesejahteraan psikologis yang baik agar mampu menjalankan peran,
tanggung jawab, dan tuntutan pekerjaan secara optimal. Kesejahteraan psikologis tidak hanya
menjadi indikator kesehatan psikologis individu, tetapi juga berkontribusi terhadap kinerja
pegawai serta pencapaian tujuan organisasi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi
kesejahteraan psikologis adalah persepsi dukungan sosial, yaitu perhatian, penghargaan,
kepedulian, dan bantuan dari lingkungan sekitar yang membantu individu menghadapi tekanan
kerja secara lebih adaptif. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji
hubungan antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada pegawai
Kementerian X dengan hipotesis bahwa terdapat hubungan positif antara persepsi dukungan sosial
dan kesejahteraan psikologis, sehingga semakin tinggi persepsi dukungan sosial yang diterima,
maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang dimiliki pegawai. Metode penelitian yang
digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan partisipan sebanyak 100 pegawai Kementerian
X. Instrumen yang digunakan adalah Psychological Well-Being Short Scale dan Multidimensional
Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan
positif yang signifikan antara persepsi dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r = 0,500; p
< 0,001), yang berarti semakin tinggi persepsi dukungan sosial, semakin tinggi pula kesejahteraan
psikologis pada pegawai Kementerian X.
Collections
- Psychology [1337]
