Show simple item record

dc.contributor.authorAngrianur, Etry
dc.date.accessioned2026-07-31T07:15:54Z
dc.date.available2026-07-31T07:15:54Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65298
dc.description.abstractAtrial fibrilasi didefinisikan sebagai hilangnya irama jantung. Atrial fibrilasi mempunyai hubungan yang bermakna dengan kelainan struktural akibat penyakit jantung. Pemberian digoksin secara oral umumnya digunakan pada pasien atrial fibrilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan dosis penggunaan digoksin dan mengetahui potensi terjadinya interaksi obat pada pasien atrial fibrilasi yang menjalani rawat inap di bangsal penyakit dalam RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medis pasien. Jumlah pasien total 110 orang dan sebanyak 80 pasien memenuhi kriteria inklusi. Pemberian digoksin dengan dosis yang sesuai sebesar 88,75% (71 pasien) dan yang tidak sesuai sebesar 11,25% (9 pasien) dari total 80 pasien. Interaksi digoksin dan obat lain terjadi antara digoksin dengan kaptopril, furosemid, amiodaron, spironolakton, omeprazole, alprazolam, karvedilol, verapamil, dan metoklopramid. Namun interaksi obat yang dapat teramati mengalami penurunan kadar kalium sebanyak 13 pasien yakni antara digoksin dan furosemid.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectatrial fibrilasi,en_US
dc.subjectdigoksin,en_US
dc.subjectinteraksi obaten_US
dc.titleKajian Ketepatan Dosis dan Interaksi Digoksin Pada Pasien Atrial Fibrilasi di Instalasi Rawat Inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Periode 2012–2013en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10613233


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record