| dc.description.abstract | Latar belakang: Kanker serviks masuk dalam sepuluh besar penyebab kematian
di dunia dan memiliki morbiditas tinggi, sehingga memerlukan pengembangan
agen antikanker baru. Jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11 berpotensi
menghasilkan senyawa bioaktif sebagai agen sitotoksik terhadap sel kanker.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas sitotoksik dan profil
fraksinasi ekstrak etil asetat jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11 yang diisolasi dari
Peronema canescens Jack (sungkai) terhadap sel HeLa.
Metode: Jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11di kultur pada media Potato Dextrose
Agar (PDA) selama 14 hari kemudian diekstraksi dengan pelarut etil asetat.
Aktivitas sitotoksik ekstrak etil asetat jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11 diuji
dengan MTT assay dengan konsentrasi 3,91-500 μg/mL pada sel HeLa. Aktivitas
sitotoksik ditentukan dari nilai IC50. Ekstrak kemudian difraksinasi menggunakan
kromatografi kolom dan identifikasi metabolit pada fraksi dilakukan menggunakan
kromatografi lapis tipis (KLT).
Hasil: Ekstrak etil asetat jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11 memiliki aktivitas
sitotoksik terhadap sel HeLa dengan nilai IC50 sebesar 237,46 μg/mL dengan
kategori toksik lemah. Proses fraksinasi menggunakan kromatografi kolom berhasil
memisahkan ekstrak menjadi 14 fraksi dengan karakteristik metabolit yang
berbeda. Hasil analisis KLT menunjukkan variasi jumlah noda, fluoresensi, dan
nilai Rf pada setiap fraksi, yang mengindikasikan keberadaan metabolit sekunder
dengan tingkat kepolaran berbeda. Berdasarkan karakteristik kromatogram, fraksi
diduga mengandung senyawa semipolar hingga polar seperti sitokalasin, poliketida,
xanton, terpenoid, dan lakton, serta menunjukkan bahwa proses fraksinasi berhasil
memisahkan komponen senyawa secara efektif.
Kesimpulan: Ekstrak etil asetat jamur endofit Xylaria sp. PCL-O-11 memiliki
aktivitas sitotoksik terhadap sel HeLa dengan kategori toksik lemah. Variasi profil
KLT pada setiap fraksi berpotensi untuk diteliti lebih lanjut dalam proses isolasi
dan identifikasi senyawa aktif antikanker. | en_US |