Analisis Kadar Kafein Pada Kopi Susu Gula Aren di Coffee Shop Sekitar Jalan Kaliurang, Kabupaten Sleman dengan Metode Spektrofotometri Uv-vis
Abstract
Latar belakang: Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia,
dengan Kabupaten Sleman tercatat memiliki jumlah coffee shop terbanyak di
Daerah Istimewa Yogyakarta. Varian kopi susu gula aren yang populer
mengandung kafein sebagai senyawa aktif utama, yang apabila dikonsumsi
berlebihan dapat menimbulkan efek fisiologis seperti insomnia dan peningkatan
tekanan darah, sehingga analisis kadar kafein pada produk ini penting untuk
dilakukan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kafein dalam kopi susu
gula aren yang dijual di sembilan coffee shop di sekitar Jalan Kaliurang, Kabupaten
Sleman menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.
Metode: Sampel diambil dari sembilan coffee shop dan di ekstraksi kafein
menggunakan pelarut kloroform dengan penambahan kalsium karbonat (CaCO3).
Kadar kafein diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang
gelombang maksimum. Validasi metode meliputi uji linieritas, presisi, akurasi,
LOD, dan LOQ.
Hasil: Penetapan kadar kafein ditemukan terendah pada sampel A sebesar 36
mg/sajian, sementara kadar kafein tertinggi ditemukan pada sampel D sebesar 147
mg/sajian. Rata-rata kadar kafein seluruh sampel berada diatas batas maksimum
yang ditetapkan, dengan 6 dari 9 sampel melebihi 50 mg/sajian secara signifikan.
Validasi metode memenuhi kriteria keberterimaan dengan nilai r = 0,9997; RSD
0,36%-1,18%, dan %Recovery 88,05%-106,32%.
Kesimpulan: Ditemukan 6 dari 9 sampel tidak memenuhi syarat batas maksimum
kafein menurut SNI 01-7152-2006 (maksimal 50 mg/sajian).
Collections
- Pharmacy [2101]
