| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis proses transfer teknologi dalam pengembangan industri
mobil listrik Indonesia melalui kerja sama Indonesia–Hyundai pada periode 2019–
2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi dokumentasi
dan dianalisis menggunakan konsep transfer teknologi dari Liu et al. (2010). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa transfer teknologi terutama berlangsung melalui
Foreign Direct Investment (FDI), coproduction, dan technology assistance yang
diwujudkan melalui investasi Hyundai dan LG, pembangunan fasilitas produksi
kendaraan listrik dan baterai, serta pelatihan tenaga kerja Indonesia. Sementara itu,
sale of technology dan license transaction belum terlihat sebagai mekanisme yang
dominan, sedangkan cooperative research dan turnkey project belum berjalan
secara optimal. Transfer teknologi tersebut berkontribusi terhadap pengembangan
industri kendaraan listrik dan baterai nasional, peningkatan kapasitas sumber daya
manusia, serta penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. | en_US |