• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi dan Evaluasi Hidrogel Mengandung Nanopartikel Perak Ekstrak Yakon (Smallanthus Sonchifolius) Sebagai Antibiofilm Topikal

    Thumbnail
    View/Open
    22613225.pdf (3.074Mb)
    Date
    2026
    Author
    Angelyta, Neha Dyana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Infeksi akibat Staphylococcus aureus pembentuk biofilm menjadi tantangan terapi karena mampu meningkatkan resistensi terhadap antibiotik. Daun yakon (Smallanthus sonchifolius) mengandung senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antibakteri sekaligus agen pereduksi dalam sintesis nanopartikel perak secara green synthesis. Tujuan: Mengetahui karakteristik nanopartikel perak ekstrak daun yakon serta aktivitas antibiofilm hidrogel nanopartikel perak terhadap Staphylococcus aureus. Metode: Ekstraksi daun yakon dilakukan dengan metode infundasi dan penetapan kadar fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Optimasi nanopartikel perak dilakukan menggunakan variasi perbandingan volume ekstrak daun yakon dan larutan AgNO3 1 mM. Karakterisasi nanopartikel dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan particle size analyzer (PSA). Nanopartikel kemudian diformulasikan ke dalam hidrogel konsentrasi 1%, 1,5%, dan 2%. Uji aktivitas antibiofilm dilakukan menggunakan metode microplate biofilm assay dengan pewarnaan kristal violet dan pembacaan absorbansi menggunakan ELISA reader. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil: Kadar fenolik total infusa daun yakon sebesar 0,685 mg GAE/mL ekstrak. Formula nanopartikel perak F1 dengan perbandingan volume ekstrak daun yakon dan larutan AgNO3 1 mM sebesar 5 mL : 95 mL menghasilkan karakteristik nanopartikel terbaik yang ditandai perubahan warna menjadi kuning kecoklatan. Hidrogel nanopartikel perak memenuhi persyaratan sifat fisik sediaan topikal dan mampu menghambat pembentukan biofilm Staphylococcus aureus, dengan formula hidrogel 2% menunjukkan aktivitas antibiofilm paling optimal. Kesimpulan: Hidrogel nanopartikel perak ekstrak daun yakon berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal antibiofilm terhadap Staphylococcus aureus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65249
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV