| dc.description.abstract | Kanker payudara merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang
berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta sosial dari pasien sehingga
membutuhkan self-care yang optimal. Self-care cenderung belum dilakukan secara
optimal akibat hambatan internal maupun eksternal, seperti kurangnya dukungan
sosial dan rendahnya kesabaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran
dukungan sosial dan kesabaran terhadap perilaku self-care pada pasien kanker
payudara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain regresi linier
berganda dan teknik purposive sampling pada pasien berusia 18-60 tahun.
Instrumen yang digunakan yaitu SCCIII, MSPSS, dan 3-TPQ. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kesabaran secara simultan maupun
parsial memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap self-care. Semakin tinggi
dukungan sosial dan kesabaran pasien, semakin baik juga perilaku self-care yang
dilakukan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa dukungan sosial dan kesabaran
dapat memprediksi perilaku self-care pasien kanker payudara, sehingga
peningkatan kedua variabel tersebut berkontribusi pada pengelolaan self-care yang
lebih optimal selama proses pengobatan. | en_US |