Pelatihan Dzikir untuk Meningkatkan Proactive Coping Survivor Erupsi Gunung Merapi 2010
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dzikir untuk meningkatkan proactive coping survivor erupsi Gunung Merapi 2010. Pengujian hipotesis didasarkan pada adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen sebelum dan setelah memperoleh pelatihan dzikir dengan kelompok kontrol. Subjek dalam penelitian ini adalah warga dusun Kaliadem, berusia antara 20-42 tahun berjumlah 14 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Proactive coping yang diadaptasi dari Proactive Coping Inventory yang dikembangkan oleh Greenglass, dkk (1990). Data yang telah dikumpulkan kemudian diproses menggunakan analisis Mixed Anava. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen menunjukan p-0,033 yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah memperoleh pelatihan dzikir,(p<0.05). Sementara pada kelompok kontrol menunjukkan nilai p=0,066 (p>0,05). Sehingga disimpulkan bahwa pelatihan dzikir efektif untuk meningkatkan proactive coping survivor erupsi Gunung Merapi 2010.
Collections
- Psychology [1337]
