Show simple item record

dc.contributor.authorSaputra, Achmad Arif
dc.date.accessioned2026-07-30T07:34:26Z
dc.date.available2026-07-30T07:34:26Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65217
dc.description.abstractLatar belakang: Infeksi pada luka merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses penyembuhan jaringan akibat kolonisasi bakteri pada area yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sediaan topikal yang efektif sebagai antibakteri, salah satunya berbasis bahan alam. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengembangkan formulasi hidrogel nanopartikel berbasis ekstrak daun yakon (Smallanthus sonchifolius) serta mengevaluasi aktivitas antibakteri dari sediaan topikal yang dihasilkan. Metode: Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode infusa dengan pelarut aquadest steril. Sintesis nanopartikel perak dilakukan melalui metode bioreduksi. Selanjutnya, nanopartikel perak dievaluasi berdasarkan ukuran partikel, nilai polydispersity index (PDI), dan potensial zeta. Formulasi hidrogel disiapkan dengan mengkombinasikan basis gel dan nanopartikel perak dari ekstrak yakon pada berbagai konsentrasi, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi sediaan tersebut. Uji aktivitas antibakteri juga dilakukan terhadap formulasi yang telah dibuat. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA satu arah diterapkan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan antar sampel uji. Hasil: Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa formula NP-F1 menghasilkan nanopartikel perak paling optimal dengan panjang gelombang SPR sebesar 448,5 nm, ukuran partikel 56,53±2,27 nm, nilai PDI 0,398±0,034, dan zeta potensial −28,43±1,00 mV. Seluruh formula hidrogel menunjukkan stabilitas fisik yang baik berdasarkan cycling test serta memenuhi persyaratan evaluasi fisik sediaan topikal, meliputi pH 4,57−5,03, viskositas 2161−2955 cP, daya sebar 5,3−6 cm, dan daya lekat lebih dari 1 detik. Uji antibakteri menunjukkan bahwa hidrogel nanopartikel perak ekstrak yakon mampu meningkatkan aktivitas daya hambat terhadap Escherichia coli, dengan zona hambat tertinggi pada formula H-F3 konsentrasi 50 ppm sebesar 12,23±1,91 mm yang termasuk kategori kuat. Kesimpulan: Hidrogel nanopartikel perak ekstrak daun yakon memiliki karakteristik fisik yang baik, stabil selama penyimpanan, serta menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Escherichia coli, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan antibakteri topikal berbasis bahan alam.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectYakonen_US
dc.subjectNanopartikel Peraken_US
dc.subjectHidrogelen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectEscherichia Colien_US
dc.titleFormulasi dan Evaluasi Hidrogel Mengandung Nanopartikel Perak Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus Sonchifolius) Sebagai Antibakterien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613205


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record