| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara effective followership dengan kepuasan kerja pada karyawan. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah semakin tinggi effective followership, semakin tinggi pula kepuasan kerja pada karyawan. Sebaliknya, jika semakin rendah effective followership, maka akan semakin rendah pula kepuasan kerja pada karyawan. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan-karyawati di suatu perusahaan yang bergerak di bidang produksi lampu-lampu untuk mencukupi kebutuhan di dalam negeri. Tempat produksinya terletak di daerah Sleman, Yogyakarta. Subyek penelitian berusia 25-55 tahun dan memiliki masa kerja minimal satu tahun. Tekhnik pengumpulan data berbentuk angket yaitu Skala effective followership dan kepuasan kerja. Skala effective followership disusun sendiri oleh penulis berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Kelley (Brugdsrad dan Spotlight, 2006) sebanyak 19 aitem setelah aitem-aitem tidak valid dihilangkan sebesar r_tt = 0,877. Dan skala kepuasan kerja yang disusun sendiri oleh penulis berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Smith, Kendall dan Hulin (Almigo, 2004) sebanyak 16 aitem setelah aitem-aitem tidak valid dihilangkan sebesar r_tt = 0,873. Koefisien realibilitas dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi dari Spearman dan perhitungannya dilakukan dengan menggunakan fasilitas program SPSS 12,00. Hasilnya adalah kepuasan kerja pada responden tidak berhubungan dengan tingkat effective followership. Pengujian untuk masing-masing aspek kepuasan kerja, didapatkan hasil bahwa effective followership berkorelasi secara signifikan dengan kepuasan terhadap promosi dan kepuasan terhadap rekan kerja. Sementara aspek lain dari kepuasan kerja yaitu kepuasan terhadap pekerjaan, kepuasan terhadap supervisor dan kepuasan terhadap gaji tidak berkaitan secara signifikan. | en_US |