| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Korea Selatan dalam
mendukung competitive advantage industri K-Beauty di Indonesia pada tahun 2020–2022.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dianalisis
menggunakan teori The Competitive Advantage of Nations dari Michael E. Porter melalui
Diamond Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Korea Selatan berperan
sebagai fasilitator dalam memperkuat daya saing industri K-Beauty melalui regulasi industri
kosmetik, dukungan ekspor melalui KOTRA, promosi budaya Korea melalui Korean Wave
(Hallyu), serta kerja sama ekonomi seperti IK-CEPA. Selain itu, pandemi Covid-19 dan
meningkatnya penggunaan media digital turut menjadi faktor yang mendorong permintaan
produk K-Beauty di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa competitive advantage
industri K-Beauty Korea Selatan di Indonesia terbentuk melalui sinergi antara dukungan
pemerintah, inovasi industri, perkembangan Korean Wave, dan tingginya permintaan pasar
Indonesia. | en_US |