Show simple item record

dc.contributor.authorFairuz, Khansa Salma Dhia
dc.date.accessioned2026-07-30T04:43:08Z
dc.date.available2026-07-30T04:43:08Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65205
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Korea Selatan dalam mendukung competitive advantage industri K-Beauty di Indonesia pada tahun 2020–2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dianalisis menggunakan teori The Competitive Advantage of Nations dari Michael E. Porter melalui Diamond Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Korea Selatan berperan sebagai fasilitator dalam memperkuat daya saing industri K-Beauty melalui regulasi industri kosmetik, dukungan ekspor melalui KOTRA, promosi budaya Korea melalui Korean Wave (Hallyu), serta kerja sama ekonomi seperti IK-CEPA. Selain itu, pandemi Covid-19 dan meningkatnya penggunaan media digital turut menjadi faktor yang mendorong permintaan produk K-Beauty di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa competitive advantage industri K-Beauty Korea Selatan di Indonesia terbentuk melalui sinergi antara dukungan pemerintah, inovasi industri, perkembangan Korean Wave, dan tingginya permintaan pasar Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectK-Beautyen_US
dc.subjectKorea Selatanen_US
dc.subjectCompetitive Advantageen_US
dc.subjectPemerintahen_US
dc.subjectKorean Waveen_US
dc.titlePeran Pemerintah Korea Selatan dalam mendukung Competitive Advantage Industri K-beauty di Pasar Indonesia Tahun 2020-2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323286


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record