| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara work life balance dan burnout pada
karyawan UMKM di Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional.
Partisipan dalam studi ini sebanyak 139 karyawan UMKM yang dipilih mengaplikasikan
metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, seperti berusia minimal 18 tahun dan
bekerja secara penuh waktu. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Work/Nonwork
interference and Enhancement Scale guna menguji work life balance dan Maslach Burnout
Inventory-General Survey guna menguji burnout. Data dievaluasi dengan korelasi Spearman
karena data tidak tersebar normal. Temuan penelitian memaparkan adanya ikatan negatif yang
substansial antara work life balance dan burnout (r = -0,854; p < 0,001). Artinya, semakin baik
keselarasan antara eksistensi okupasional serta privat yang dimiliki pegawai, maka taraf
burnout yang dijalani cenderung lebih rendah. Hasil ini menunjukkan urgensi saat memelihara
kesetimbangan kehidupan kerja sebagai upaya untuk mengurangi risiko kelelahan kerja. | en_US |