• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Mekanisme Molekuler Melastoma malabathricum sebagai Modulator Antioksidan Alami dalam Menetralkan Reactive Oxygen Species (ROS): Sebuah Tinjauan Sistematis

    Thumbnail
    View/Open
    22613060.pdf (1.616Mb)
    Date
    2026
    Author
    Vega, Nadia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Melastoma malabathricum L. memiliki potensi antioksidan, yang dapat mengurangi stres oksidatif oleh radikal bebas, seperti yang ditunjukkan oleh berbagai metode penelitian, termasuk uji fitokimia, in vitro, dan in vivo. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menyusun tinjauan komprehensif literatur ilmiah mengenai profil fitokimia, aktivitas antioksidan Melastoma malabathricum, dan mekanisme Melastoma malabathricum dalam menekan stres oksidatif dengan menetralkan reactive oxygen species. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan sistematis, dengan pencarian dilakukan di basis data seperti ScienceDirect, Scopus, dan PubMed. Artikel-artikel kemudian dipilih secara sistematis sesuai dengan pedoman PRISMA. Kriteria penyaringan meliputi artikel teks lengkap yang diterbitkan dalam bahasa Inggris antara tahun 2016 dan 2025, yang berfokus pada original research yang relevan dengan sifat antioksidan Melastoma malabathricum. Kata kunci pencarian meliputi “antioksidan”, “flavonoid”, “in vitro”, “in vivo”, “Melastoma malabathricum”, dan “stres oksidatif”. Sebanyak 40 artikel memenuhi syarat setelah penyaringan. Hasil: Melastoma malabathricum menunjukkan potensi sebagai antioksidan alami, dengan senyawa bioaktif utama berupa kuersetin. Uji in vivo menunjukkan peningkatan pada sistem antioksidan enzimatik dan non-enzimatik, serta dengan penurunan biomarker stres oksidatif. Selain itu, Melastoma malabathricum memodulasi jalur molekuler kunci yang melibatkan sistem glutamat dan nitric oxide (NO), serta menekan mediator inflamasi. Peningkatan sistem antioksidan ini menetralkan reactive oxygen species, sehingga melindungi kerusakan akibat stres oksidatif. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan potensi Melastoma malabathricum dalam mencegah stres oksidatif yang berperan dengan penyakit degeneratif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65140
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV