Show simple item record

dc.contributor.authorCahyani, Putri Dwi
dc.date.accessioned2026-07-29T05:01:32Z
dc.date.available2026-07-29T05:01:32Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65128
dc.description.abstractPerkembangan pesat e-commerce, media sosial, dan layanan keuangan digital telah mengubah belanja online menjadi bagian integral dari gaya hidup konsumen kontemporer, sekaligus meningkatkan risiko Kecanduan Belanja Online (OSA). Meskipun minat akademis semakin meningkat, penelitian tentang OSA masih terfragmentasi, terutama mengenai pengukurannya, faktor penentunya, dan implikasinya terhadap kesejahteraan konsumen. Disertasi ini membahas kesenjangan tersebut melalui pendekatan tiga esai. Esai 1 mengembangkan dan memvalidasi Skala Kecanduan Belanja Online (OSAS) yang disesuaikan dengan konteks perdagangan digital Indonesia. Berdasarkan teori kecanduan perilaku, penelitian ini mengkonfirmasi struktur multidimensional yang terdiri dari salience, modifikasi suasana hati, toleransi, penarikan diri, konflik, kekambuhan, dan masalah. Temuan menunjukkan reliabilitas, validitas konvergen, validitas diskriminan, dan akurasi prediktif yang memuaskan, memberikan instrumen yang kuat untuk menilai OSA di kalangan konsumen digital. Esai 2 menyelidiki anteseden dan konsekuensi OSA. Dengan menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (PLS-SEM), penelitian ini mengungkapkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO), materialisme, dan Buy Now Pay Later (BNPL) secara signifikan meningkatkan OSA, sementara OSA berdampak negatif terhadap kepuasan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSA dibentuk tidak hanya oleh kerentanan psikologis individu tetapi juga oleh infrastruktur pembayaran digital dan proses perbandingan sosial yang tertanam dalam lingkungan daring. Esai 3 memperluas model dengan memeriksa peran moderasi religiusitas. Temuan menunjukkan bahwa religiusitas melemahkan efek FoMO dan BNPL pada OSA, tetapi memperkuat hubungan antara materialisme dan OSA. Lebih lanjut, religiusitas berkontribusi positif terhadap kepuasan hidup, menyoroti perannya sebagai mekanisme berbasis nilai yang penting dalam perilaku konsumsi digital. Secara kolektif, disertasi ini memajukan literatur dengan mengintegrasikan pengembangan pengukuran, pemodelan kausal, dan moderasi berbasis nilai ke dalam kerangka kerja komprehensif OSA. Temuan ini menempatkan OSA sebagai fenomena multidimensional yang muncul dari interaksi faktor psikologis, nilai-nilai konsumen, inovasi keuangan digital, dan religiusitas dalam ekosistem digital kontemporer. Studi ini juga menawarkan implikasi praktis bagi para pembuat kebijakan, regulator keuangan, platform e-commerce, dan program pendidikan konsumen yang bertujuan untuk mempromosikan praktik konsumsi digital yang lebih sehat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecanduan Belanja Onlineen_US
dc.subjectFoMOen_US
dc.subjectMaterialismeen_US
dc.subjectBNPLen_US
dc.subjectReligiositasen_US
dc.subjectKepuasan Hidupen_US
dc.subjectPerilaku Konsumen Digitalen_US
dc.titleThree Essays Online Shopping Addiction di Era Digital: Adaptasi dan Eksplorasi Skala Pengukuran, Determinan Sosio-psikologis, dan Peran Religiositas di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22935011


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record