Rekomendasi Nutrisi dan Pengaturan Diet Anti Inflamasi untuk ODAPUS berbasis Mobile
Abstract
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun kronis yang
menurunkan kualitas hidup penderitanya. Di Indonesia, prevalensi lupus diperkirakan lebih
dari 1,3 juta kasus dan didominasi perempuan usia produktif. Pengelolaan penyakit
memerlukan pola makan anti-inflamasi seperti diet Mediterania, namun platform digital yang
memberikan rekomendasi gizi personal bagi penderita lupus (ODAPUS) masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile DietLupus untuk merekomendasikan
menu harian secara personal berdasarkan karakteristik individu. Sistem dikembangkan dengan
metode prototyping dan inferensi forward chaining berbasis aturan IF-THEN. Data masukan
meliputi usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, alergi makanan, serta tingkat aktivitas
fisik. Proses diawali perhitungan IMT, BMR, dan TDEE, lalu distribusi makronutrien
berdasarkan prinsip Typical Mediterranean Diet. Penyaringan menu sesuai alergi,
pembentukan kombinasi menu harian, serta validasi terhadap batasan klinis mencakup serat,
natrium, omega-3, lemak jenuh atau SFA (Saturated Fatty Acids), serta persentase karbohidrat,
protein, dan lemak. Aplikasi dibangun dengan Flutter, Laravel, dan MySQL, lalu diuji melalui
validasi pakar, black-box testing, dan System Usability Scale (SUS) yang melibatkan 10
ODAPUS. Validasi pakar menunjukkan tingkat kesesuaian 100% terhadap seluruh parameter
klinis. Pengujian black-box membuktikan semua fungsi sistem berjalan sesuai spesifikasi.
Pengujian usability menghasilkan skor SUS sebesar 86,25 yang termasuk dalam kategori
excellent. Dengan demikian, aplikasi DietLupus terbukti mampu memberikan rekomendasi
menu yang akurat secara klinis dan memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang sangat baik
bagi ODAPUS.
Collections
- Informatics Engineering [2730]
