• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Sensitivitas Harga dan Preferensi Konsumen terhadap Produk Multipin Salep dengan Pendekatan Hybrid Research melalui Metode Van Westendorp, Gabor-Granger, dan Choice-Based Conjoint

    Thumbnail
    View/Open
    22522307.pdf (3.359Mb)
    Date
    2026
    Author
    Ms, Mumtaz Fahd Rifmawan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan industri farmasi, khususnya produk obat bebas (over-the-counter/OTC), menunjukkan peningkatan seiring dengan tingginya praktik self-medication di masyarakat Indonesia. Kondisi ini menciptakan persaingan yang semakin ketat, terutama bagi produk baru seperti Multipin Salep, sehingga diperlukan strategi penetapan harga dan pengembangan atribut produk yang tepat agar dapat diterima pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sensitivitas harga serta preferensi konsumen terhadap atribut produk Multipin Salep guna menentukan harga optimal dan kombinasi atribut yang paling diminati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode hybrid research, yaitu integrasi metode Van Westendorp Price Sensitivity Meter (PSM), Gabor-Granger, dan Choice-Based Conjoint (CBC). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang mewakili target pasar, kemudian dianalisis untuk mengetahui rentang harga yang dapat diterima, tingkat kesediaan membayar, serta kontribusi atribut produk terhadap preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki tingkat sensitivitas harga yang cukup tinggi, dengan rentang harga yang dapat diterima berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp46.000 dan harga optimal persepsi sebesar Rp40.000. Analisis Gabor-Granger menunjukkan bahwa harga Rp60.000 memberikan potensi pendapatan tertinggi, namun berada di luar batas penerimaan konsumen dan berisiko menurunkan permintaan. Sementara itu, hasil CBC menunjukkan bahwa atribut harga merupakan faktor paling dominan, diikuti oleh sertifikasi, bahan aktif, cakupan manfaat, aroma. Berdasarkan integrasi ketiga metode, harga yang direkomendasikan berada pada kisaran harga Rp40.000 – Rp45.000, dengan harga optimal Rp40.000, karena mampu menyeimbangkan antara penerimaan konsumen, potensi pendapatan serta sesuai dengan persepsi penerimaan konsumen. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi penetapan harga dan pengembangan produk yang lebih sesuai dengan preferensi pasar.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65092
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV