Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Salma Fairuz
dc.date.accessioned2026-07-29T01:52:27Z
dc.date.available2026-07-29T01:52:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65075
dc.description.abstractKemandirian penting dalam proses transisi menjadi mahasiswa rantau tahun pertama dalam menghadapi tekanan di lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelekatan orang tua terhadap kemandirian pada mahasiswa rantau tahun pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 102 mahasiswa rantau tahun pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan rentang usia 18–21 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Adolescent Autonomy Questionnaire (AAQ) untuk mengukur kemandirian dan Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kelekatan orang tua. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan ibu berperan signifikan terhadap kemandirian (β = 0.261). Sementara itu, kelekatan ayah tidak berperan signifikan terhadap kemandirian (β = 0.123). Temuan ini menunjukkan bahwa kelekatan ibu berperan dalam mendukung perkembangan kemandirian mahasiswa rantau tahun pertama. Keterbatasan dalam penelitian ini perlu diinterpretasikan secara hati-hati mengingat adanya keterbatasan pada alat ukur yang digunakan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan akurat mengenai peranan kelekatan orang tua terhadap kemandirian.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKelekatan Orang Tuaen_US
dc.subjectKemandirianen_US
dc.subjectMahasiswa Rantau Tahun Pertamaen_US
dc.titlePeranan Kelekatan Orang Tua Terhadap Kemandirian pada Mahasiswa Rantau Tahun Pertamaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22320118


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record