Aktivitas Imunostimulan SOLID Solid Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (S-SNEDDS) Propolis Pada Tikus Jantan
Abstract
Propolis adalah salah satu produk yang sukar larut dalam air dihasilkan oleh lebah
yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai imunomodulator. Teknologi solid
self-nanoemulsifying drug delivery system (S-SNEDDS) membantu meningkatkan
kelarutan dan khasiat dari propolis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek
imunostimulan dari sediaan S-SNEDDS propolis terhadap parameter jumlah
neutrofil, limfosit, leukosit, kadar TNF-α, IL-2 dan IFN-γ pada tikus jantan galur
Wistar yang diinduksi bakteri S. aureus. S-SNEDDS propolis dibuat menggunakan
metode spray drying kemudian dievaluasi meliputi uji kejernihan, ukuran partikel
dan potensial zeta. Aktivitas imunostimulan diuji secara in vivo pada tikus jantan
galur Wistar yang dibagi enam kelompok perlakuan. Pengambilan darah dilakukan
pada hari ke-0, 7, dan 14. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA software
GraphPad Prism 10 dan CurveExpert1.4. Hasil evaluasi S-SNEDDS propolis
menunjukkan nanoemulsi jernih dengan nilai transmitan 99,72% ± 0,01. Pengujian
ukuran partikel, indeks polidispersitas dan potensial zeta menunjukkan hasil
berturut-turut 111,27 nm ± 0,46, 0,33 ± 0,02, dan 29,80 mV ± 0,70. Aktivitas
imunostimulan yang menunjukkan peningkatan nilai limfosit (70,80±2,40),
neutrofil (34,08±9,94), kadar TNF-α (42,67±1,22) dibandingkan kontrol negatif.
Dapat disimpulkan bahwa S-SNEDDS propolis larut dalam air dan memiliki
potensi sebagai imunostimulan yang mampu meningkatkan sel imun serta sitokin
pro-inflamasi.
Collections
- Master of Pharmacy [52]
