Show simple item record

dc.contributor.authorAstuti, Pinanggih Rahayu Tri
dc.date.accessioned2026-07-28T07:31:53Z
dc.date.available2026-07-28T07:31:53Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/65057
dc.description.abstractGerakan #EndSARS di Nigeria merupakan manifestasi ketegangan struktural akibat praktik kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia oleh unit Special Anti-Robbery Squad (SARS), yang kemudian berkembang menjadi mobilisasi kolektif masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perkembangan gerakan #EndSARS dalam periode 2017–2020 melalui kerangka Political Opportunity Structures (POS), yang menekankan relasi antara agensi aktor dan konfigurasi peluang politik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis data sekunder secara interpretatif. Temuan menunjukkan bahwa keterbukaan institusi politik yang bersifat semu mendorong pergeseran strategi gerakan ke ruang non-institusional, khususnya media digital. Perpecahan elit politik membuka celah dalam struktur kekuasaan yang memperluas peluang mobilisasi, sementara kehadiran sekutu domestik dan internasional memperkuat kapasitas serta legitimasi gerakan. Di sisi lain, intensifikasi represi negara menghasilkan efek ambivalen, yakni membatasi mobilisasi sekaligus memperkuat solidaritas kolektif dan visibilitas internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika gerakan #EndSARS merupakan hasil interaksi dialektis antara struktur peluang politik dan praktik mobilisasi dalam relasi negara dan masyarakat sipil.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subject#EndSARSen_US
dc.subjectNigeriaen_US
dc.subjectGerakan Sosialen_US
dc.subjectPolitical Opportunity Structureen_US
dc.titlePolitical Opportunity Structures Gerakan #EndSARS di Nigeria Tahun 2017-2020en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323252


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record